Share : Filter dan Kegunaannya
Agen Poker BandarQ Online ituPoker .Taruhan Bola Online
. www.PokeQQ.com www.Agen4d.com
.Texas Poker
Agen DominoQQ Ceme Online ituDewa
www.pokervovo.com .Judi Casino dan Togel Online Indonesia
. Situs Bandar Qiu Terbesar & Jamin Bayar 2015
.ww.bursabet.net
www.pokerkiukiu.com
QQDomino.net Bandar Domino QiuQiu Domino Ceme Poker Online Terpercaya Bandar Judi Casino Online

model dewasa jual lagu karaoke online
www.jadwalfilm.com
bandar taruhan bola
bandarlive
Agen Poker BandarQ Sakong Online Agen Togel Indonesia Online KuponNalo
Halaman 1 dari 3 123 LastLast
Results 1 to 20 of 46

Thread: Share : Filter dan Kegunaannya

  1. #1
    Korban Banci
    Bergabung
    Dec 2012
    Lokasi
    Bali
    Posts
    38

    Post Share : Filter dan Kegunaannya

    Rekan - Rekan penghobi fotografi,

    Saya cuma share sedikit saja mengenai filter yang sering digunakan dalam dunia fotografi dSLR. Filter biasanya dipasang di depan lensa, ada yang bentuknya ring atau juga slide in. Filter juga mempunyai "filter factor" yaitu tingkat pengaruh pencahayaan kepada kamera atau sensor, biasanya dalam satuan stop.

    1. Skylight Filter (Filter factor = 0)
    Filter ini berwarna bening dengan sangat sedikit unsur kemerahan. Gunanya untuk mengurangi efek kabut atau warna biru pada langit.

    2. Filter UV/Anti UV (Filter factor = 0)
    Filter ini berwarna bening dan berguna untuk mengurangi intensitas cahaya ultraviolet yang masuk ke dalam sensor (mengurangi efek kabut biru pada foto pemandangan gunung, laut dst). Filter ini sudah tidak terlalu kita perlukan lagi karena di jaman ini semua sensor kamera digital sudah dilengkapi dengan kemampuan untuk menyaring sinar ultraviolet. Namun demikian filter ini biasanya tetap dipasang untuk melindungi lensa dari debu dan goresan. Ada 2 tipe filter ini yaitu yang bertanda (o) = optical, dan (c) = coating; artinya, lapisan penahan UV nya bisa terdapat pada optik (lebih baik, biasanya sedikit lebih mahal), atau juga bisa terdapat pada lapisan (coating) dari filter tersebut.

    3. Filter NC / Neutral Color (Filter Factor = 0)
    Filter ini tidak berwarna dan hanya digunakan sebagai pelindung lensa saja.

    4. Filter IR / Infra Red (Filter Factor = rata2 4 stop)
    Filter ini biasanya digunakan untuk menyaring masuknya sinar Infra Merah (Panjang gelombang 480 - 700 nanometer), berguna juga untuk fotografi Infra Merah, yang digunakan dalam satuan forensik kepolisian untuk memotret jejak sidik jari dan sperma pelaku kejahatan. Filter ini juga saat ini sering digunakan oleh para fotografer pre wedding untuk menghasilkan saturasi warna yang unik.

    5. Filter UV + IR (Filter factor = 1)
    Walaupun filter ini menyaring IR dan UV, namun filter jenis ini hanya akan menyaring kedua sinar tersebut pada rentang panjang gelombang tertentu, yang gunanya untuk membantu fotografer dalam mendapatkan clarity (kejernihan warna) pemotretan tanpa terganggu faktor sinar IR dan UV.

    6. Filter Polarizer / Circular Polarizer / Polarisasi (Filter Factor = 0 / 1)
    Filter ini berguna untuk menegaskan kontras dan mengurangi pantulan cahaya pada air dan bidang non logam. Dengan filter polarizer, warna langit akan nampak biru cerah dan tegas.

    7. Filter ND / Neutral Density (Filter factor bervariasi, mulai 0 sampai 9 stop)
    Filter ini digunakan untuk mengurangi intensitas cahaya yang masuk ke sensor kamera. Dengan filter ini, memungkinkan fotografer untuk dapat memotret dengan blurred background, yang biasanya tidak dapat dilakukan di siang hari karena pemakaian rana lebar. Untuk memotret matahari, biasanya menggunakan filter ND400 atau ND500 yang memungkinkan fotografer memotret matahari dengan long exposure.

    Demikianlah sedikit sharing mengenai filter yang sering digunakan dalam fotografi, selain tentunya masih banyak filter yang tersedia di pasaran, dan dengan berbagai fungsi (merubah warna, mengaburkan fokus, memperindah langit dst).

    Selamat Berkreasi !

    Salam,

    Miltonz
  2. # ADS
    Circuit advertisement
    Bergabung
    Always
    Lokasi
    Advertising world
    Posts
    Many
    BursaBet
     

  3. #2
    Korban Banci
    Bergabung
    Feb 2013
    Lokasi
    Jakarta
    Posts
    10
    thanks buat infonya broooo...
  4. #3
    Korban Banci macans's Avatar
    Bergabung
    Oct 2012
    Lokasi
    indonesia
    Posts
    26
    makasih infonya mas bro
  5. #4
    Korban Banci
    Bergabung
    Mar 2013
    Lokasi
    jakarta
    Posts
    49
    thanx infonya gan........
  6. #5
    nice share suhu
    thx 4 info
  7. #6
    Korban Banci
    Bergabung
    Oct 2012
    Lokasi
    surakarta
    Posts
    52
    ane pnya CPL merk kenko.. tp ko hasilnya ga begitu ngefek ya??hiks..
  8. #7
    Korban Banci
    Bergabung
    Jan 2013
    Lokasi
    Jakarta
    Posts
    13
    haturnuhun pisan juragan....
  9. #8
    Korban Banci
    Bergabung
    Dec 2012
    Lokasi
    Bali
    Posts
    38
    Quote Originally Posted by ajarmbeling View Post
    ane pnya CPL merk kenko.. tp ko hasilnya ga begitu ngefek ya??hiks..
    CPL Dipakai pada pemotretan siang hari. filter tsb hrs diputar-putar utk mendapatkan efek yang dikehendaki. Selamat Mencoba...
  10. #9
    Korban Banci
    Bergabung
    Apr 2013
    Lokasi
    jakarta
    Posts
    25
    nice info gann


    keep postingg
  11. #10
    nice share suhu
    thx 4 info
  12. #11
    Korban Banci
    Bergabung
    Jun 2012
    Lokasi
    surabaya, solo
    Posts
    49
    nice info gan... benarnya selain filter diatas msh byk filter2 lainnya seperti : GND filter, Star filter, dll
  13. #12
    Korban Banci
    Bergabung
    Apr 2013
    Lokasi
    bogor
    Posts
    10
    keren infonya, ikut nyimak bro
  14. #13
    Nais inpo om...
    kira kira untuk landscaper butuh filter apa aja ya selain yg ada diatas?
  15. #14
    Calon Banci
    Bergabung
    Feb 2013
    Lokasi
    Semarang
    Posts
    147
    Quote Originally Posted by Miltonz View Post
    Rekan - Rekan penghobi fotografi,

    Saya cuma share sedikit saja mengenai filter yang sering digunakan dalam dunia fotografi dSLR. Filter biasanya dipasang di depan lensa, ada yang bentuknya ring atau juga slide in. Filter juga mempunyai "filter factor" yaitu tingkat pengaruh pencahayaan kepada kamera atau sensor, biasanya dalam satuan stop.

    1. Skylight Filter (Filter factor = 0)
    Filter ini berwarna bening dengan sangat sedikit unsur kemerahan. Gunanya untuk mengurangi efek kabut atau warna biru pada langit.

    2. Filter UV/Anti UV (Filter factor = 0)
    Filter ini berwarna bening dan berguna untuk mengurangi intensitas cahaya ultraviolet yang masuk ke dalam sensor (mengurangi efek kabut biru pada foto pemandangan gunung, laut dst). Filter ini sudah tidak terlalu kita perlukan lagi karena di jaman ini semua sensor kamera digital sudah dilengkapi dengan kemampuan untuk menyaring sinar ultraviolet. Namun demikian filter ini biasanya tetap dipasang untuk melindungi lensa dari debu dan goresan. Ada 2 tipe filter ini yaitu yang bertanda (o) = optical, dan (c) = coating; artinya, lapisan penahan UV nya bisa terdapat pada optik (lebih baik, biasanya sedikit lebih mahal), atau juga bisa terdapat pada lapisan (coating) dari filter tersebut.

    3. Filter NC / Neutral Color (Filter Factor = 0)
    Filter ini tidak berwarna dan hanya digunakan sebagai pelindung lensa saja.

    4. Filter IR / Infra Red (Filter Factor = rata2 4 stop)
    Filter ini biasanya digunakan untuk menyaring masuknya sinar Infra Merah (Panjang gelombang 480 - 700 nanometer), berguna juga untuk fotografi Infra Merah, yang digunakan dalam satuan forensik kepolisian untuk memotret jejak sidik jari dan sperma pelaku kejahatan. Filter ini juga saat ini sering digunakan oleh para fotografer pre wedding untuk menghasilkan saturasi warna yang unik.

    5. Filter UV + IR (Filter factor = 1)
    Walaupun filter ini menyaring IR dan UV, namun filter jenis ini hanya akan menyaring kedua sinar tersebut pada rentang panjang gelombang tertentu, yang gunanya untuk membantu fotografer dalam mendapatkan clarity (kejernihan warna) pemotretan tanpa terganggu faktor sinar IR dan UV.

    6. Filter Polarizer / Circular Polarizer / Polarisasi (Filter Factor = 0 / 1)
    Filter ini berguna untuk menegaskan kontras dan mengurangi pantulan cahaya pada air dan bidang non logam. Dengan filter polarizer, warna langit akan nampak biru cerah dan tegas.

    7. Filter ND / Neutral Density (Filter factor bervariasi, mulai 0 sampai 9 stop)
    Filter ini digunakan untuk mengurangi intensitas cahaya yang masuk ke sensor kamera. Dengan filter ini, memungkinkan fotografer untuk dapat memotret dengan blurred background, yang biasanya tidak dapat dilakukan di siang hari karena pemakaian rana lebar. Untuk memotret matahari, biasanya menggunakan filter ND400 atau ND500 yang memungkinkan fotografer memotret matahari dengan long exposure.

    Demikianlah sedikit sharing mengenai filter yang sering digunakan dalam fotografi, selain tentunya masih banyak filter yang tersedia di pasaran, dan dengan berbagai fungsi (merubah warna, mengaburkan fokus, memperindah langit dst).

    Selamat Berkreasi !

    Salam,

    Miltonz
    Boss Miltonz, apakah filter polarizer dapat menghilangkan pantulan bayangan saat kita memotret dibalik kaca ? semisal ikan di akuarium
  16. #15
    Calon Banci
    Bergabung
    Feb 2013
    Lokasi
    Semarang
    Posts
    147
    Quote Originally Posted by Miltonz View Post
    Rekan - Rekan penghobi fotografi,

    Saya cuma share sedikit saja mengenai filter yang sering digunakan dalam dunia fotografi dSLR. Filter biasanya dipasang di depan lensa, ada yang bentuknya ring atau juga slide in. Filter juga mempunyai "filter factor" yaitu tingkat pengaruh pencahayaan kepada kamera atau sensor, biasanya dalam satuan stop.

    1. Skylight Filter (Filter factor = 0)
    Filter ini berwarna bening dengan sangat sedikit unsur kemerahan. Gunanya untuk mengurangi efek kabut atau warna biru pada langit.

    2. Filter UV/Anti UV (Filter factor = 0)
    Filter ini berwarna bening dan berguna untuk mengurangi intensitas cahaya ultraviolet yang masuk ke dalam sensor (mengurangi efek kabut biru pada foto pemandangan gunung, laut dst). Filter ini sudah tidak terlalu kita perlukan lagi karena di jaman ini semua sensor kamera digital sudah dilengkapi dengan kemampuan untuk menyaring sinar ultraviolet. Namun demikian filter ini biasanya tetap dipasang untuk melindungi lensa dari debu dan goresan. Ada 2 tipe filter ini yaitu yang bertanda (o) = optical, dan (c) = coating; artinya, lapisan penahan UV nya bisa terdapat pada optik (lebih baik, biasanya sedikit lebih mahal), atau juga bisa terdapat pada lapisan (coating) dari filter tersebut.

    3. Filter NC / Neutral Color (Filter Factor = 0)
    Filter ini tidak berwarna dan hanya digunakan sebagai pelindung lensa saja.

    4. Filter IR / Infra Red (Filter Factor = rata2 4 stop)
    Filter ini biasanya digunakan untuk menyaring masuknya sinar Infra Merah (Panjang gelombang 480 - 700 nanometer), berguna juga untuk fotografi Infra Merah, yang digunakan dalam satuan forensik kepolisian untuk memotret jejak sidik jari dan sperma pelaku kejahatan. Filter ini juga saat ini sering digunakan oleh para fotografer pre wedding untuk menghasilkan saturasi warna yang unik.

    5. Filter UV + IR (Filter factor = 1)
    Walaupun filter ini menyaring IR dan UV, namun filter jenis ini hanya akan menyaring kedua sinar tersebut pada rentang panjang gelombang tertentu, yang gunanya untuk membantu fotografer dalam mendapatkan clarity (kejernihan warna) pemotretan tanpa terganggu faktor sinar IR dan UV.

    6. Filter Polarizer / Circular Polarizer / Polarisasi (Filter Factor = 0 / 1)
    Filter ini berguna untuk menegaskan kontras dan mengurangi pantulan cahaya pada air dan bidang non logam. Dengan filter polarizer, warna langit akan nampak biru cerah dan tegas.

    7. Filter ND / Neutral Density (Filter factor bervariasi, mulai 0 sampai 9 stop)
    Filter ini digunakan untuk mengurangi intensitas cahaya yang masuk ke sensor kamera. Dengan filter ini, memungkinkan fotografer untuk dapat memotret dengan blurred background, yang biasanya tidak dapat dilakukan di siang hari karena pemakaian rana lebar. Untuk memotret matahari, biasanya menggunakan filter ND400 atau ND500 yang memungkinkan fotografer memotret matahari dengan long exposure.

    Demikianlah sedikit sharing mengenai filter yang sering digunakan dalam fotografi, selain tentunya masih banyak filter yang tersedia di pasaran, dan dengan berbagai fungsi (merubah warna, mengaburkan fokus, memperindah langit dst).

    Selamat Berkreasi !

    Salam,

    Miltonz
    Boss Miltonz, apakah filter polarizer dapat menghilangkan pantulan bayangan saat kita memotret dibalik kaca ? semisal ikan di akuarium
  17. #16
    Makasih buat infonya mas brow......
  18. #17
    Korban Banci
    Bergabung
    Oct 2012
    Lokasi
    DKI Jakarta
    Posts
    29
    berarti daripada beli filter UV mnding beli filter NC aja donk kalo hanyadengan tujuan melindungi lensa aja

    oia,,,filter yg efeknya bisa bikin kaca terlitahat tanpa kaca kalo kita motret dibalik jendela, itu apa ya namanya????
  19. #18
    Quote Originally Posted by ajarmbeling View Post
    ane pnya CPL merk kenko.. tp ko hasilnya ga begitu ngefek ya??hiks..
    CPL emang ada level2nya gan.. kalo mau yang bener2 ngefek harganya bisa 800rb an
  20. #19
    Korban Banci
    Bergabung
    Dec 2012
    Lokasi
    Jabar
    Posts
    19
    kalo bisa ama contoh gambarnya yg diambil pake lensa yg beda itu om
  21. #20
    Korban Banci
    Bergabung
    May 2013
    Lokasi
    kediri
    Posts
    3
    berguna buat nubie nih, jadi ngerti dikit-dikit gan makasih
Halaman 1 dari 3 123 LastLast

Tags for this Thread

Agen Togel Nasional Online

Agen Judi bola Online
Agen Judi Poker Domino 99 Online

Agen Judi bola Online
Judi Poker Domino 99 ituQQ   Agen Judi Togel Online Asli4D   JayaBet